Diwarnai Keributan, DPR Setujui Hak Angket terhadap KPK

Jum'at, 28 April 2017 | 13:33 WIBRapat paripurna DPR membahas usulan hak angket diwarnai dengan keluarnya sejumlah anggota dewan yang menolak usulan hak angket kepada KPK, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 28 April 2017. Tempo/ArkhelausTEMPO.CO, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui penggunaan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 28 April 2017. Dalam sidang paripurna DPR, Fahri bertanya seusai pemaparan pandangan dari beberapa fraksi, apakah penggunaan hak angket ini dapat disetujui menjadi usul DPR. Baca: Usulan Hak Angket KPK, Mayoritas Fraksi di DPR MenolakPada rapat tersebut, beberapa fraksi menyatakan menolak saat menyatakan sikapnya. Baca: Paripurna DPR Bacakan Surat Hak Angket untuk KPK, Isinya...Juru bicara Fraksi Partai Demokrat, Erma Suryani Ranik, berpendapat, penggunaan hak angket berpotensi melemahkan KPK.

April 28, 2017 06:29 UTC

Haru yang Menderu Kalbu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Walaupun hobinya traveling, awalnya tak terbersit di hati Handayani Patrianti untuk menekuni bisnis travel, khususnya travel umrah dan haji, dan wisata halal. “Setelah saya resign dari Mandala karena hamil, banyak teman yang menanyakan ke saya tentang tiket. Hal ini mendorong saya untuk mencoba bisnis travel. “Hal itu saya lakukan untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh group tersebut,” kata ibu dua anak, Raditya Aulia Pasha dan Renata Ayesha Fatima. Sejak mendapatkan izin umrah pada tahun 2014, saya selalu membawa sendiri jamaah umrah travel saya.

April 28, 2017 06:22 UTC

Hak Angket KPK Ibarat Perjuangan Nabi Musa Melawan Firaun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, hak angket yang diinisiasi beberapa anggota DPR RI dinilai sebagai praktik politisasi dan tekanan terhadap KPK terkait kasus KTP-elektronik (KPT-el). “Hak angket DPR ini menunjukkan agenda pemberantasan korupsi di Indonesia, saya ibaratkan bak perjuangan Musa melawan Firaun. Serta, ada kecenderungan mereka juga tidak peduli dengan adanya Tuhan Yang Maha Esa yang mengawasi setiap gerak-gerik makhluknya di muka bumi. Salah satunya, kata dia, dengan hak angket DPR tersebut. “Jika politikus DPR itu peduli dengan agenda perlawanan korupsi dan ingin memperbiaki dan mendukung KPK, kenapa mereka tidak buat hak angket terhadap polisi atau aparat keamanan lainnya?” kata Dahnil.

April 28, 2017 06:11 UTC

Panglima TNI Resmikan Produksi Film "Merah Putih Memanggil"

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meresmikan produksi film "Merah Putih Memanggil" di Gedung Suma 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (28/4/2017). (Baca: Panglima TNI Kirim 50 Perwira POM Ikut Pelatihan Penegak Hukum di KPK)"Tujuan film ini untuk menunjukkan bahwa TNI mempunyai kemampuan yang sangat tinggi untuk melakukan operasi militer di daerah manapun," ujar Gatot. Film 'Merah Putih Memanggil' bercerita tentang operasi pembebasan WNI di kapal pesiar yang disandera oleh sekelompok teroris. Proses pembuatan film ini melibatkan pasukan Kopassus TNI AD, Marinir, Kopaska, Penerbal, KRI Diponegoro, kapal selam KRI Nanggala dan Skadron pesawat tempur Sukhoi SU-30 dari TNI AU. "Merah Putih Memanggil" dibintangi oleh Maruli Tampubolon, seorang personel TNI AD dan beberapa bintang film nasional, antara lain Verdy Bhawanta, Aryo Wahab, Restu Sinaga dan Prisia Nasution.

April 28, 2017 06:11 UTC

Ini Alasan F-Gerindra "Walk Out" Saat Pengambilan Keputusan Hak Angket KPK

Selaku Ketua Fraksi, ia menginstruksikan semua anggota fraksinya walk out dari ruang rapat paripurna yang tengah memutuskan kelanjutan hak angket tersebut. (baca: DPR Setuju Usulan Hak Angket terhadap KPK)Apalagi dalam Rapat Badan Musyawarah (Bamus), kesepakatan terakhir di antara semua fraksi, Rapat Paripurna hanya akan membacakan usulan dari pengusul, bukan mengambil keputusan terkait hak angket. Ke depan, Muzani mengatakan, Fraksi Gerindra akan berupaya membatalkan keputusan dilanjutkannya hak angket terhadap KPK. (baca: Rapat Paripurna Hak Angket KPK Ricuh, Sejumlah Anggota DPR "Walk Out")Sidang paripurna penutupan masa sidang DPR RI diwarnai kericuhan. Sejumlah anggota DPR walk out dari ruang sidang setelah Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah selaku pimpinan sidang mengetuk palu persetujuan pengusulan hak angket terhadap KPK.

April 28, 2017 06:02 UTC



Buni Yani: Saya Tidak Bodoh karena Saya Mengajar Mata Kuliah

Saya tidak bodoh karena saya mengajar mata kuliah 'Indonesia Communication System' selama dua semenster. Menurut Buni, dalam pemeriksaan di Bareskrim Polri, Ahok mengakui bahwa isi video yang diunggah oleh Buni sama seperti yang terjadi saat kunjungannya di Kepulauan Seribu. Karena, kata Buni, video yang diunggahnya didapat dari akun Facebook Islam NKRI. Karena sejak awal saya tidak punya alat, tidak punya software-nya. Saya tidak punya ilmunya, karena saya bukan editor," ujar Buni.

April 28, 2017 06:01 UTC

Pria Singapura Dipenjara di AS Terkait Bom Irak

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Seorang pria asal Singapura dijatuhi hukuman penjara di AS hingga 40 bulan pada Kamis (27/4) atas perannya dalam pengiriman modul frekuensi radio ke Iran, beberapa di antaranya kemudian ditemukan pada bom di Irak, kata Departemen Kehakiman AS dalam sebuah pernyataan. Lim Yong Nam, yang juga dikenal sebagai Steven Lim (43 tahun) terbukti bersalah pada Desember atas perannya mengirim modul secara ilegal melalui Singapura menuju Iran. Ia mengetahui mengirim barang langsung dari AS menuju Iran merupakan pelanggaran hukum AS. Dari 6.000 modul yang telah Lim kirim dari Amerika Serikat menuju Iran pada 2007 dan 2008, 14 kemudian ditemukan kembali di Irak digunakan untuk perangkat peledak jarak jauh. Lim diekstradisi pada 2016 dari Indonesia, tambah pernyataan departemen itu.

April 28, 2017 06:00 UTC

Jual Miras Via Online

Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri dari unit tipiring dalam tangkapannya tahun ini, Januari –April, unit itu menggerebek 51 tempat yang menjual miras. Dari 51 kasus miras ilegal itu, hampir 70 persen, polisi mengamankannya dari warung kopi yang ternyata juga melayani penjualan miras. Meski demikian, kini polisi mengetahui bahwa dengan berkembangnya teknologi, terutama internet, peredaran miras di Kota Kediri mulai menggunakan media online. Terlihat dari ditemukannya dua pelaku yang menjual miras lewat online pada April. ”Kalau lewat online, biasanya miras bermerek atau high class,” ujar polisi berpangkat tiga balok di pundak tersebut.

April 28, 2017 06:00 UTC

Pesan Terakhir Khalid Masood Terlacak, Ini Motif Teror di Westminster

LONDON, KOMPAS.com – Penyelidikan panjang atas serangan teror di sekitar Gedung Parlemen Inggris di kawasan Westminster, London, 22 Maret lalu, akhirnya mengungkap motif serangan itu. Motif serangan terungkap setelah polisi berhasil melacak jejak komunikasi Masood di dunia maya, khususnya melalui pesan Whatsapp yang dikirim sesaat sebelum serangan maut itu. Masood mengumumkan bahwa ia melakukan jihad dalam rangka membalas aksi militer Barat di Timur Tengah, demikian polisi mengungkap pesan pelaku di Whatsapp. Pesan ditinggalkanMasood di layanan pesan Whatsapp menunjukkan motivasinya melakukan serangan yang membunuh lima orang dan melukai 50 lainnya di Westminster, 22 Maret 2017. Dalam pesannya, yang dikirim beberapa menit sebelum serangan, Masood mengumumkan bahwa serangan itu untuk melawan aksi militer Barat di negara-negara Muslim di Timur Tengah.

April 28, 2017 06:00 UTC

Apa Kata Warga soal Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot

Ada juga karangan bunga yang diletakan di jalur pejalan kaki di sekeliling Monas. Salah satunya adalah Handriyani yang pagi tadi melihat karangan bunga di trotoar Monas. Bahkan, kata dia, jumlahnya melebihi karangan bunga yang biasa ada di rumah duka. Baca juga: Baper untuk Ahok- Djarot lewat Karangan Bunga Dinilai MenyehatkanWarga lain, Christie, mengatakan karangan bunga justru berbicara lebih banyak daripada kata-kata. Itu hanya beberapa bunyi pesan pada karangan bunga yang baru datang itu.

April 28, 2017 06:00 UTC

Wanita Inggris Ditantang Berhijab 15 Menit demi Pahami Islamofobia

REPUBLIKA.CO.ID, BRIGHTON -- Seorang ibu Muslim di Brighton menantang temannya sesama ibu untuk berjalan setengah mil menggunakan hijab. Dilansir dari New York Times, Jumat (28/4), tantangan itu diunggah lewat sebuah video oleh Channel Mum, komunitas untuk para ibu di Youtube. Dalam kasusnya, ia memilih memakai hijab untuk mengekspresikan keyakinannya, dan mengajak orang menilai personalitas bukan penampilan. Dengan menggunakan hijab di tengah publik selama beberapa menit saja, ia merasa wanita lain bisa merasakan pengalaman digunjingkan. "Cukup syal atu selendang, apa saja dan ke luar, saya tidak meminta Anda berjalan satu mil, cukup setengah mil saja dan itu akan terjadi," ujar Dahlia.

April 28, 2017 06:00 UTC

Tanggal-tanggal "Bersejarah" dalam 100 Hari Kepresidenan Trump

Masa 100 hari kepresidenan biasa dijadikan tolok ukur seberapa sukses seorang presiden untuk menjalankan tugasnya ke depan. Mereka menggelar protes atas sejumlah kebijakan kontroversial Presiden Trump, mulai dari isu sosial hingga isu lingkungan. Hari ke-5 – 24 Januari: Perintah eksekutif pipa Keystone dan DakotaDi hari kelima kepresidenannya, Presiden Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk mengaktifkan kembali proyek pembangunan pipa Dakota dan Keystone. Hari ke-64 – 24 Maret: Obamacare bertahanHari ke-64 ini bisa dikatakan hari terburuk dalam 100 hari pemerintahan Trump setelah janji terbesarnya untuk mencabut Undang-Undang Kesehatan Amerika Serikat atau yang disebut Obamacare gagal. Hari ke-97 – 26 April: Trump usulkan Undang-undang pajak baruPresiden Trump mengusulkan UU Pajak yang akan menjadi pemotongan pajak terbesar dalam sejarah AS.

April 28, 2017 05:54 UTC

Wakapolri: Teman-teman Buruh kalau Unjuk Rasa yang Damai Saja

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin mengimbau massa tertib melakukan unjuk rasa pada Hari Buruh Internasional, Senin (1/5/2017). "Kami berikan pesan kepada teman-teman buruh kalau unjuk rasa lakukan kegiatan yang damai saja. Ini kan hari kebesaran buruh," ujar Syafruddin di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Ia tak mempermasalahkan berapapun jumlah buruh yang akan berunjuk rasa. Massa buruh tidak akan mengisi 'May Day' dengan orasi-orasi politik seperti hari buruh yang sebelumnya, melainkan akan diisi dengan parade kebudayaan nusantara.

April 28, 2017 05:37 UTC

Ingin Hidup Sukses dan Selamat, Ini Nasihat Rasulullah kepada Muadz Bin Jabal

Dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah, kata Ustadz Muhajir, Rasulullah pernah berpesan enam hal kepada Muadz bin Jabal, untuk meraih hidup yang sukses, berkah, bahagia dan selamat. Ketiga, lihatlah orang lain yang secara materi lebih rendah dari kita,” ujar dosen Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor itu. Keempat, ketika Allah menaikkan rezeki (finansial) kita, jangan naikkan gaya hidup kita. "Keenam, hati-hatilah dengan harta (uang) orang lain. Jangan sampai kita memakan harta orang lain, sehingga mengakibatkan kita masuk neraka,” kata Ahmad Muhajir.

April 28, 2017 05:37 UTC

Lapindo: Silakan Gugat Kami

JawaPos.com- Penyelesaian ganti rugi untuk 30 pengusaha korban lumpur Lapindo kembali terkatung-katung. Setelah pemerintah memutuskan tidak memberikan dana talangan, pihak Lapindo juga tidak kunjung memberikan kejelasan. Direktur Utama PT Minarak Lapindo Jaya Andi Darussalam Tabusalla mengaku, pihaknya tidak pernah menjanjikan untuk memenuhi tuntutan ganti rugi yang diajukan pengusaha yang nilainya Rp 701,68 miliar. ”Kami tidak punya kesepakatan apa pun dengan pengusaha terkait ganti rugi (aset),’’ ujarnya saat dihubungi Jawa Pos. Ketua Gabungan Pengusaha Korban Lumpur Lapindo (GPKLL) Ritonga membantah pernyataan pihak Lapindo yang menyatakan tidak memiliki kesepakatan dengan pengusaha.

April 28, 2017 05:37 UTC




Trending Today






Loading...