H Dhofir selaku pemimpin di desa tersebut meninggal Kamis (11/5). Setelah itu, dia keluar menuju warung di depan musala. Orang yang membonceng di belakang turun dan langsung membacok sang Kades berulang-ulang dengan senjata tajam (sajam). Terdapat luka sepanjang 17 sentimeter di dada kanan dan luka robek 10 sentimeter di pergelangan tangan kiri. Ketika itu, korban masih bisa bangun.
Source: Jawa Pos May 12, 2017 11:15 UTC