Pengembangan terus dilakukan setelah sebelumnya kepolisian berhasil menangkap pasangan suami istri pembuat vaksin palsu di Bekasi, Jawa Barat. JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Reserse Kriminal Polri terus mengembangkan kasus pembuatan vaksin palsu. Pihaknya telah menemukan indikasi bahwa vaksin palsu beredar di tujuh wilayah di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Ari Dono usai mendatangi sebuah klinik di Ciracas, Jakarta Timur, yang diduga menggunakan vaksin palsu. Kompas TV Penyidik Fokus Selidiki Dampak Vaksin Palsu
Source: Kompas June 30, 2016 12:45 UTC