REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian telah menangkap dan sedang memeriksa 25 orang yang diduga sebagai provokator dan pelaku penjarahan dalam demonstrasi yang berakhir ricuh pada Jumat (4/11) malam. Polisi juga menangkap 15 warga yang melakukan penjarahan sebuah minimarket di kawasan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Belasan pelaku penjarahan yang merupakan warga dekat perkampungan nelayan Muara Baru itu dipastikan bukan bagian dari ormas Islam yang melakukan unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional dan Istana Merdeka. Namun mereka warga yang secara spontanitas terdorong melakukan tindak kejahatan setelah melihat kerusuhan melalui media massa. Unjuk rasa yang dilakukan ratusan ribu elemen masyarakat dari ormas Islam yang semula berlangsung tertib, menjadi ricuh karena massa menolak dibubarkan oleh petugas selepas bakda Isya.
Source: Republika November 05, 2016 06:27 UTC