REPUBLIKA.CO.ID,TANJUNGPINANG — Menteri Agama (Menag) Prof KH Nasaruddin Umar menyampaikan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas spiritual dan membangun masyarakat yang beradab. Menurut Menag, Isra Miraj bukan sekadar peristiwa historis, melainkan sumber nilai spiritual, intelektual, dan sosial yang sangat relevan dengan tantangan kehidupan modern. “Isra Miraj bukan sekadar peristiwa historis, tetapi mengandung pesan spiritual, intelektual, dan sosial yang sangat relevan bagi kehidupan umat manusia sepanjang zaman,” ujar Menag saat mengisi tausyiah pada peringatan Isra Miraj tingkat Provinsi Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu malam. Dalam tausyiahnya, Menag menguraikan makna Isra Miraj sebagai perjalanan spiritual dari masjid ke masjid. Pelajar SD Negeri Tempurejo 1 membawa poster saat mengikuti pawai memperingati Isra Miraj di Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (23/1/2025).
Source: Republika January 15, 2026 15:00 UTC