"Inisiatif dan senjata baru Iran sedang dalam perjalanan," katanya dilansir Aljazirah, Jumat (6/3/2026). Naeini mengatakan bahwa Iran sekarang lebih siap dibandingkan dengan perang 12 hari tahun lalu yang dilancarkan oleh AS dan Israel. Israel dan AS telah menargetkan jaringan kelompok militan Iran, dengan Irak muncul sebagai front utama dalam konfrontasi baru ini. Israel dan AS berupaya melemahkan kemampuan milisi pro-Iran di Irak dengan serangan udara dan operasi pasukan khusus di darat. Pada Selasa, sebagai tanda intensifikasi perang proksi di seluruh wilayah, para pejabat di Washington mengisyaratkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk memobilisasi Kurdi Iran.
Source: Republika March 06, 2026 12:33 UTC