REPUBLIKA.CO.ID, MANAMA -- Iran belum berhenti menggempur fasilitas-fasilitas sipil di Kota Manama, Bahrain yang diduga menjadi markas pasukan Amerika Serikat (AS). Pada Jumat (6/3/2026), Kementerian Dalam Negeri Bahrain melaporkan serangan di Manama menargetkan dua hotel dan satu bangunan tempat tinggal. Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional terkait perang yang sedang berlangsung antara Israel dan Amerika Serikat (AS) di satu pihak dengan Iran di pihak lain. Bahrain menampung fasilitas penting militer AS, termasuk markas United States Fifth Fleet yang sudah lebih dulu diserang oleh Iran pada Sabtu pekan lalu. Hal itu membuat Bahrain menjadi salah satu pihak yang memantau perkembangan keamanan secara cermat di tengah eskalasi konflik berlangsung di kawasan tersebut.
Source: Republika March 06, 2026 11:58 UTC