BPOM pun sedang bekerja sama dengan perusahaan vaksin untuk menguji kandungan vaksin yang disita BPOM di 28 sarana-prasarana fasilitas kesehatan. Menurut dia, sore ini atau maksimal besok pagi, 30 Juni, kandungan vaksin palsu itu sudah ada di tangan kepolisian. TEMPO/RezkiTEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan Badan Pengawas Obat dan Makanan Hendri Siswadi mengatakan pihaknya hampir selesai mengidentifikasi kandungan vaksin palsu yang merupakan barang bukti sitaan kepolisian. Baca: IDI Tak Membantah Vaksin Palsu Beredar di Rumah Sakit BogorHendri berharap daftar kandungan vaksin palsu hasil penelusuran laboratorium BPOM dapat memberi perkembangan baru dalam mengusut kasus yang sedang ditangani Bareskrim. Rabu, 29 Juni 2016 | 16:17 WIBContoh vaksin palsu yang disita polisi, 23 Juni 2016.
Source: Koran Tempo June 29, 2016 09:22 UTC