Kapal-kapal perang itu dikerahkan untuk mengusir seratusan kapal nelayan China yang masih “terparkir” di dekat perairan sengketa tersebut. Filipina menyatakan, kehadiran kapal-kapal nelayan China di perairan tersebut sama saja merupakan serangan terhadap wilayah kedaulatan Filipina. Baca juga: Dituduh Filipina Kerahkan 220 Kapal di Laut China Selatan, Ini Jawaban ChinaSebelumnya, pada 7 Maret, korps penjaga pantai Filipina mendeteksi adanya 220 kapal nelayan di perairan sengketa tersebut. Pada Senin (22/3/2021), militer Filipina melakukan patroli udara dan menemukan ada sekitar 183 kapal nelayan China yang masih berada di perairan tersebut. Baca juga: 3 Alasan China Mengeklaim Hampir Seluruh Laut China SelatanChina mengeklaim terumbu karang tersebut merupakan bagian dari Kepulauan Spratly yang juga masih diperebutkan.
Source: Kompas March 26, 2021 06:45 UTC