Pertemuan tersebut diwarnai dengan aksi demonstrasi orang Uighur yang memprotes perlakuan China terhadap kerabat etnis mereka di Xinjiang. Sekitar 1000 pengunjuk rasa berkumpul di Istanbul sambil meneriakkan, "diktator China" dan "hentikan genosida Uighur, tutup kamp". Beijing menyetujui perjanjian ekstradisi antara kedua negara pada Desember, dengan kesepakatan yang menunggu ratifikasi oleh parlemen Turki. Cavusoglu mengatakan, setelah bertemu Wang dia telah menyampaikan "kepekaan dan pemikiran Turki tentang Uighur Turki". Pemerintah Amerika Serikat, parlemen Kanada, dan Belanda menyebut bahwa Beijing telah melakukan "genosida" terhadap etnis Uighur.
Source: Republika March 26, 2021 06:44 UTC