REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Prancis akan meningkatkan kehadiran militernya di Greenland dalam beberapa hari mendatang, kata Presiden Emmanuel Macron pada Kamis (15/1/2026). Hal itu seiring niatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump yang terus meningkatkan tekanan dalam upayanya untuk mencaplok wilayah Denmark tersebut. Setelah pertemuan di Gedung Putih, Washington DC pada Rabu, Denmark dan Greenland “masih memiliki perbedaan pendapat mendasar” dengan AS, kata pemerintah Denmark. Dalam pidatonya kepada Kabinet pada Rabu, Macron memperingatkan, jika AS merebut Greenland dari Denmark, hal itu akan memicu gelombang konsekuensi "yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata seorang juru bicara pemerintah. ABC News melaporkan, Trump kembali mengatakan 'kita membutuhkan Greenland' setelah pejabat Denmark menguraikan 'ketidaksepakatan mendasar'.
Source: Republika January 17, 2026 04:20 UTC