JawaPos.com - Sejumlah mobil milik aparat tak luput dari amukan massa yang ricuh di bilangan Monumen Nasional (Monas) dan Istana Merdeka. Pasalnya aksi itu berjudul aksi damai, dan sejumlah pimpinan massa telah berjanji untuk tidak anarkitis. Tapi pada kenyataannya berbeda. Untuk aksi pembakaran mobil itu, jenderal bintang dua sengaja membiarkan. Hal itu untuk menunjukan bahwa pendemo telah berbuat anarkitis.
Source: Jawa Pos November 05, 2016 04:59 UTC