JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar istilah radikalisme diganti dengan manipulator agama. Usulan tersebut muncul guna mencegah radikalisme terus meluas. Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menyambut positif usulan Jokowi. Menurut dia, pernyataan itu juga digunakan Jokowi untuk menjaga stabilitas politik pasca Pilpres 2019. Sebelumnya, Jokowi meminta jajarannya bertindak tegas dalam upaya mencegah meluasnya gerakan radikal.
Source: Jawa Pos November 04, 2019 08:38 UTC