REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) dan Inggris telah mengeluarkan peringatan bagi warganya untuk tak beperjalanan ke Israel. Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris menyarankan untuk tidak melakukan “perjalanan ke Israel kecuali terkait hal penting” dalam kondisi saat ini. Peringatan tersebut muncul beberapa hari setelah ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memperingatkan bahwa Israel serta pangkalan dan kapal AS, akan menjadi “target yang sah” jika Iran diserang. AS, Inggris, India, Italia, Spanyol, Polandia, dan Australia termasuk di antara negara-negara yang menyarankan warganya untuk meninggalkan Iran di tengah ketegangan tersebut. Warga berjalan melewati papan reklame yang menampilkan Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), di pusat kota Teheran, Iran, 6 Januari 2026.
Source: Republika January 15, 2026 18:31 UTC