Setelah sebelumnya ulama dari Persis, sekarang ulama Muhammadiyah," kata Mu'ti melalui pesan elektronik kepada Republika.co.id, Ahad (18/2). Ia menilai, fenomena orang gila tersebut mirip dengan teror 'kolor ijo' semasa Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Baca Juga: Dicurigai Ada Gerakan di Balik Penyerangan Terhadap UlamaSeperti diberitakan sebelumnya, penyerangan oleh pelaku orang gila terjadi terhadap KH. Kemudian, Kiai Hakam menyuruh orang gila tersebut untuk pindah. Akan tetapi, orang gila tersebut tidak mau dan akhirnya justru mengejar dan melawan Kiai Barok hingga ia terjatuh.
Source: Republika February 18, 2018 13:07 UTC