REPUBLIKA.CO.ID, HONGKONG — Remaja yang menjadi korban pertama tembakan polisi dalam aksi protes berbulan-bulan pro-demokrasi di Hong Kong, didakwa melakukan kerusuhan dan menyerang polisi, Kamis (3/10). Penembakan itu terjadi selama kekerasan meluas di seluruh wilayah Cina semiotonom yang menodai perayaan Hari Nasional Cina. Tsang merupakan satu dari tujuh orang yang didakwa melakukan kerusuhan dan dijatuhi hukuman hingga 10 tahun penjara. Banyak siswa merasa aksi penembakan itu adalah upaya untuk membunuh Tsang. Pengunjuk rasa lain bergegas mencoba menyeret Tsang, tetapi sebuah bom bensin mendarat di tengah-tengah kelompok perwira dalam ledakan api.
Source: Republika October 03, 2019 18:33 UTC