Untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian keluar kota, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop I Jakarta kembali mengoperasikan kereta api jarak jauh Serayu relasi Pasar Senen-Purwokerto dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Nova WahyudiTEMPO.CO, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia atau KAI (persero) masih kesulitan memulihkan okupansi layanan kereta jarak jauh di masa transisi menuju tatanan kegiatan bisnis baru alias new normal. Vice President Public Relations PT KAI, Joni Martinus, mengatakan tingkat permintaan kereta antar kota belum akan melonjak karena penumpang kesulitan memenuhi persyaratan bepergian. “Dengan aturan dokumen perjalanan itu, demand masih rendah, dan kami belum bisa mendongkrak okupansi,” ucapnya kepada Tempo, Ahad 14 Juni 2020. Saat ini, kata Joni, hanya 22 persen dari total volume perjalanan kereta reguler KAI yang bisa diaktifkan.
Source: Koran Tempo June 15, 2020 04:30 UTC