TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu mengatakan pemerintah berhati-hati dalam menekan defisit anggaran di tahun-tahun berikutnya. Pada tahun ini, pemerintah memproyeksikan defisit anggaran mencapai 6,34 persen. Karena itu, untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2021 defisit tidak akan terlalu tajam turunnya dari 6,34 persen. Apabila defisit anggaran dipangkas terlalu besar, ia melihat pertumbuhan Produk Domestik Bruto yang ditargetkan pemerintah bisa jadi tidak tercapai. Pada tahun ini, defisit APBN terus melebar lantaran berkurang pemasukan pemerintah dan bertambahnya pengeluaran di masa wabah Covid-19.
Source: Koran Tempo June 04, 2020 12:56 UTC