REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tenggara Strategics mendukung upaya Presiden Prabowo Subianto mengatasi persoalan sampah melalui program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik atau Waste to Energy (WTE). "Pada awal 2000-an, saya ada kunjungan ke satu fasilitas WTE di Swedia yang bisa mengolah 2.000 ton sampah. "Hal ini menjadikan Swedia salah satu negara dengan tingkat pembuangan sampah akhir terendah di dunia dibandingkan dengan rata-rata global sekitar 30 persen," sambung Intan. Limbah dikategorikan berdasarkan urutan prioritas, yakni penggunaan kembali (reuse), daur ulang (recycling), pengolahan biologis, pengolahan sampah menjadi energi, dan pembuangan ke TPA sebagai pilihan terakhir. "Alih-alih membiarkan limbah yang tidak dapat didaur ulang menumpuk di tempat pembuangan, Swedia mengubahnya menjadi sumber energi bernilai yang dapat menggerakkan rumah tangga dan industri," kata Intan.
Source: Republika January 21, 2026 08:59 UTC