REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Fars News Agency mengutip seorang pejabat Garda Revolusi Iran yang mengatakanproses pembuatan sistem rudal telah dimulai setahun yang lalu dan masih berlanjut hingga saat ini. Juru bicara Garda Revolusi Iran, Brigjen Ali Naeini, mengumumkan inovasi dan senjata baru telah mulai digunakan untuk menghadapi serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran. Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa dalam beberapa hari mendatang diharapkan akan diterapkan metode baru "Khaybar" 4 serangan terhadap musuh. Garda Revolusi menyatakan gelombang korban tewas terjadi di sekolah Minab yang menewaskan puluhan anak-anak, dengan mengacu pada penggunaan rudal dengan hulu ledak seberat 2,4 ton. Garda Revolusi menegaskan bahwa pangkalan-pangkalan Amerika di negara-negara Teluk, Bandara Ben Gurion, Haifa, dan Tel Aviv terkena serangan.
Source: Republika March 07, 2026 07:30 UTC