Cerita Lebaran Mahasiswa Perantau di Tsukuba JepangSelasa, 27 Juni 2017 | 09:52 WIBIlustrasi Idul Fitri. indianexpress.comTEMPO.CO, Jakarta - Suasana meriah mewarnai perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah di kalangan muslim perantau dari Indonesia di Tsukuba, Jepang. Selama empat kali Lebaran, ia dan keluarganya hanya merayakan di Tsukuba, dan belum pernah di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo, sejauh satu jam perjalanan dengan kereta ekspres bertarif 1.190 Yen sekali jalan. Saat Lebaran di hari kerja, kata Riezki, salat Idul Fitri mulai pukul 06.30 dan selesai 07.30. Baru tahun ini keluarganya tidak mengadakan acara Lebaran dengan open house di dormitory atau kamar asrama yang kecil di area kampus.
Source: Koran Tempo June 27, 2017 02:48 UTC