REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC -- Istana Presiden AS Gedung putih tak lagi menyelenggarakan buka puasa bersama menandai berakhirnya Ramadhan bagi umat Islam. Trump mengeluarkan sebuah pernyataan, Sabtu (24/6) dia bersama istrinya mengirim salam hangat kepada umat muslim yang merayakan Idul Fitri. Namun Gedung Putih tidak akan berencana untuk membuat sebuah acara. Juru Bicara Gedung Putih Sean Spicer mengaku tidak tahu alasan tak ada acara untuk ikut merayakan Idul Fitri. Selain menghapus perayaan Idul Fitri, Trump juga sebelumnya membuat kebijkaan larangan bagi enam negara mayoritas muslim masuk ke AS.
Source: Republika June 27, 2017 02:33 UTC