REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia Police Watch (IPW) mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya diketahui, pelaku teror di Mapolda Sumut pernah dilaporkan oleh masyarakat kepada Polsek setempat. "Informasi yang diperoleh IPW mengungkapkan, setelah pulang dari Suriah beberapa waktu lalu, pelaku teror terlihat memasang logo ISIS di rumahnya. Rendahnya respons jajaran kepolisian terlihat juga saat kedua pelaku masuk ke lingkungan Mapolda Sumut dan melakukan serangan kepada polisi yang piket, hingga seorang polisi tewas terbunuh. Menurutnya, patut menjadi pertanyaan, kenapa kedua teroris itu bisa dengan mudah masuk ke lingkungan Polda Sumut di pagi buta. Peristiwa tersebut menjadi mengherankan karena setiap markas kepolisian, seperti polda, sejatinya selalu ada anggota polisi yang piket dan menjaga markas.
Source: Republika June 27, 2017 02:37 UTC