BANDUNG, KOMPAS.com – Perekonomian Jawa Barat kuartal II-2020 (April-Juni) mengalami kontraksi menjadi minus 5,98 persen (year on year-yoy), setelah kuartal I 2020 (Januari-Maret) tumbuh melambat 2,73 persen (yoy). Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Ekonomi Jabar Minus 5 Persen akibat Pandemi CoronaSebagian besar lapangan usaha utama di Jabar mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19. Baca juga: BPS: Pertumbuhan Ekonomi Banten Kuartal II-2020 Minus akibat Covid-19Kontraksi pertumbuhan ekonomi yang dialami terutama bersumber dari melambatnya permintaan global sering dengan menurunkan volume perdagangan dunia yang tercermin pada kontraksi net ekspor yang cukup dalam. Penurunan permintaan ini berpengaruh pada kinerja sektor industri pengolahan yang merupakan dektor dengan kondtribusi terbesar di Jabar. Adapun permintaan domestik juga menurun seiring pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jabar.
Source: Kompas August 07, 2020 05:26 UTC