JawaPos.com – Sejumlah warga Singapura tetap nekat berburu obat Ivermectin untuk menyembuhkan pasien Covid-19. Tan minum satu dosis seminggu Ivermectin sebagai tindakan pencegahan terhadap Covid-19. Salah satu produsen obat, Merck, juga dilaporkan menyatakan bahwa tidak ada dasar ilmiah untuk penggunaan Ivermectin dalam mengobati Covid-19. Ahli Sebut BahayaPara ahli Singapura setuju dengan WHO bahwa tidak ada dasar untuk percaya bahwa obat itu adalah obat yang efektif melawan Covid-19. Associate Professor Sophia Archuleta, yang merupakan kepala divisi penyakit menular di National University Hospital (NUH), mengatakan bahwa rumah sakit tidak menggunakan Ivermectin sebagai pengobatan Covid-19.
Source: Jawa Pos September 07, 2021 06:00 UTC