REPUBLIKA.CO.ID, DOHA-Ikhwanul Muslimin menyatakan penolakan tegasnya terhadap keputusan Washington yang mengklasifikasikan mereka sebagai organisasi teroris. Organisasi ini menekankan mereka menolak kekerasan dan tidak menimbulkan ancaman bagi Amerika Serikat, sementara ibu kota negara-negara Arab mengomentari keputusan Amerika tersebut. Anadolu Agency mengutip sumber di kelompok tersebut yang mengatakan, Pimpinan Pusat Ikhwanul Muslimin sedang mempelajari situasi dan akan mengeluarkan pernyataan komprehensif, dengan penegasan prinsipil guna menolak keputusan Washington. Sementara itu, kelompok Islam di Lebanon, yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (13/1/2025) malam sebagai tanggapan atas klasifikasi AS. Pimpinan delegasi Indonesia Sutan Syahrir diapit para petinggi Panitia Pembela Indonesia termasuk ketua Ikhwanul Muslimin Hasan al-Banna (duduk paling kiri).
Source: Republika January 14, 2026 14:01 UTC