REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH – Militer AS pada Ahad mengumumkan bahwa seorang tentaranya di Arab Saudi tewas setelah terluka dalam serangan Iran. Komando Pusat AS, yang mengawasi pasukan militer Amerika di Timur Tengah, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa anggota militer tersebut meninggal pada hari Sabtu "akibat luka yang diterima selama serangan awal rezim Iran di Timur Tengah.”Sementara, setidaknya dua orang tewas setelah sebuah proyektil jatuh di lokasi perumahan di kota Al-Kharj, Arab Saudi, menurut laporan pihak berwenang Saudi, ketika serangan balik Iran terhadap negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS memasuki minggu kedua. "Sangat penting untuk menekankan bahwa lebih dari 200 warga negara tinggal dan bekerja di negara-negara Teluk. Pada hari Ahad, Kementerian Pertahanan Saudi melaporkan mencegat 15 drone, termasuk upaya serangan di kawasan diplomatik ibu kota Riyadh. Kuwait, sementara itu, mengatakan sebuah serangan menghantam tangki bahan bakar di bandara internasionalnya, dan Bahrain melaporkan pabrik desalinasi air telah rusak.
Source: Republika March 09, 2026 07:50 UTC