REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran dilaporkan telah mengembangkan daftar target potensial termasuk aset ekonomi AS untuk diserang. Menurut laporan Fars News dilansir Anadolu, Senin (9/3/2026), Teheran merevisi target-targetnya sehingga tak lagi fokus pada aset militer AS dan Israel di Timur Tengah. Menurut pejabat yang dikutip Fars News, perubahan target serangan Iran sebagai respons atas serangan dari AS dan Israel yang "saat ini termasuk ancaman langsung terhadap rakyat Iran." Serangan itu menargetkan empat fasilitas penyimpanan minyak dan satu pusat transfer produksi minyak. Sejumlah saksi menyebutkan minyak dari depot Shahran sempat bocor hingga ke jalan-jalan di sekitar lokasi.
Source: Republika March 09, 2026 07:43 UTC