REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, menyatakan aktivitas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) telah mengancam kedaulatan negara Republik Indonesia. Ia mengakui HTI merupakan organisasi kemasyarakat yang kegiatannya menyangkut dakwah, namun materinya masuk dalam ranah politik yang mengancam kedaulatan. Wiranto menjelaskan gerakan politik dari HTI mengusung ideologi khilafah. Selain itu, Wiranto memaparkan berdasarkan laporan kepolisian dan aparat keamanan, keberadaan HTI di Indonesia telah menuai berbagai penolakan di daerah. Wiranto menegaskan keputusan pemerintah untuk membubarkan HTI ini tidak tiba-tiba, tetapi merupakan suatu kelanjutan dari proses yang cukup panjang dalam rangka mengawasi sepak terjang berbagai organisasi kemasyarakatan.
Source: Republika May 12, 2017 21:00 UTC