REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Menteri Pertahanan, Agum Gumelar, menilai radikalisme tidak akan bisa diberantas dengan hanya membubarkan organisasinya. Menurut Agum, yang paling penting adalah memberikan penyadaran kepada pengikutnya. “Yang mendasar dan mendalam, yaitu dari para pengikutnya,” ujar Agum dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Jumat (12/5). Agum menyarankan agar pembubaran organisasi yang menganut paham radikal atau bertentangan dengan Pancasila diikuti oleh langkah strategis, yaitu tindakan masif dan sistematis dengan menitikberatkan kepada pembangunan karakter. “Kami sangat mengharapkan agar solidaritas serta sinergi di lingkungan TNI-Polri serta aparatur pemerintah terkait lainnya lebih ditingkatkan,” kata Agum.
Source: Republika May 12, 2017 20:26 UTC