REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, pihaknya tengah mengkaji skema baru dalam penyelenggaraan ibadah haji yang disebut sebagai “war ticket”. Skema ini digagas sebagai salah satu solusi untuk memangkas antrean panjang jamaah haji Indonesia. Dalam skema itu, jamaah yang memiliki kemampuan finansial dapat langsung berangkat tanpa antre dengan membayar biaya penuh tanpa subsidi. Arab Saudi menargetkan kapasitas jamaah haji meningkat dari sekitar 2 juta menjadi lebih dari 5 juta orang pada 2030. Sebanyak 1.275 jamaah calon haji dari Kabupaten Kediri akan diberangkatkan menuju tanah suci dalam 4 kloter.
Source: Republika April 10, 2026 13:53 UTC