REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Viralnya video promo pernikahan yang dibuat oleh sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) dengan iming-iming hadiah buah lokal seperti durian dan rambutan di media sosial menuai beragam respons dari publik. Kreativitas layanan tersebut juga tidak bisa dilepaskan dari dinamika angka pernikahan nasional. Namun, pergerakan ini penting karena menghentikan tren penurunan yang berlangsung sejak 2022. Ia menegaskan, bagi Kemenag dan jajaran KUA, data pernikahan bukan semata angka administratif, melainkan cerminan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pernikahan dan negara. “Kepercayaan tersebut sangat ditentukan oleh sejauh mana layanan publik mampu menghadirkan kepastian, kemudahan, dan rasa aman bagi masyarakat,”kata dia.
Source: Republika January 20, 2026 21:55 UTC