TEMPO.CO, Jakarta - Ibu Kota Bagdad Irak hingga Sabtu, 2 November 2019, masih memanas oleh gelombang unjuk rasa yang dipicu oleh krisis ekonomi dan korupsi di negara itu. Dalam aksi protes hari itu, seorang demonstran tewas dan 91 orang luka-luka. Sumber di keamanan Irak dan petugas medis mengatakan sekitar 10 ribu warga negara Irak melakukan aksi jalan hingga memenuhi Ibu Kota Bagdad. Demonstran membawa bendera Irak saat mengikuti protes anti-pemerintah di Baghdad, Irak 3 November 2019. Sejak Oktober 2019, lebih dari 250 orang tewas dalam gelombang protes ini.
Source: Koran Tempo November 04, 2019 08:26 UTC