Saat dalam perjalanan pulang ini mereka dihentikan oleh seseorang yang tak dikenal dan disampaikan bahwa ada mayat di bagian bawah jalan. Disinggung mengenai barang-barang korban saat di lokasi kejadian seperti handphone maupun dompet korban masih ada, yang tak ada hanyalah motor. Pasalnya, korban tidak punya salah dan kerjanya sebagai tukang ojek, almarhum sebagai tulang punggung keluarga meninggalkan 4 orang anak dan 1 istri di Arso. Mereka juga mendesak pemerintah harus ikut turun tangan, supaya warga di Kota Jayapura tidak hanya orang Pati yang tinggal di Kota Jayapura bisa merasa nyaman tinggal di Kota Jayapura. Mereka meminta pihak keamanan diminta harus bisa mengayomi warga kota Jayapura dalam emberikan rasa aman dan nyaman.
Source: Jawa Pos June 28, 2017 01:52 UTC