Budayawan Ridwan Saidi Sebut Kasus Hary Tanoe Masalah LinguistikRabu, 28 Juni 2017 | 08:48 WIBHary Tanoesoedibjo memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Bereskrim Polri, Jakarta, 12 Juni 2017. TEMPO/Rizki PutraTEMPO.CO, Jakarta - Budayawan Betawi Ridwan Saidi menilai kasus hukum yang menjerat Hary Tanoesoedibjo hanya akan jadi perdebatan di bahasa saja. "Sayang kasus itu masuk ke pengadilan," kata Ridwan Saidi di acara silaturahim pakar hukum pidana di Jakarta, Selasa, 27 Juni 2017, mengomentari kasus yang menjerat Hary Tanoesoedibjo. Secara umum, menurut dia, berbagai persoalan hukum yang tengah menjadi sorotan publik dan media tak menyangkut masalah krusial bahkan cenderung berbau politik. Baca juga:Diperiksa Terkait SMS 'Kaleng', Hary Tanoe: Ini Bukan AncamanAhli Bahasa: Kalimat SMS Hary Tanoe Bisa Diartikan AncamanTak hanya soal Hary Tanoe.
Source: Koran Tempo June 28, 2017 01:41 UTC