REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump melancarkan tindakan provokasi dengan mendesak warga Iran terus berunjuk rasa. Simpan nama para pembunuh dan pelaku kekerasan," tulis Trump dalam postingan media sosialnya, Selasa. Saya telah membatalkan semua pertemuan dengan para pejabat Iran hingga pembunuhan yang tidak masuk akal terhadap para pengunjuk rasa BERHENTI. Sebelumnya, Donald Trump mengatakan pada Senin waktu AS bahwa negara mana pun yang melakukan bisnis dengan Iran akan menghadapi tarif sebesar 25 persen pada perdagangan dengan AS. Sebuah kantor polisi dibakar massa demonstran saat aksi protes di Teheran, Iran, Sabtu (10/1/2026).
Source: Republika January 13, 2026 22:56 UTC