JawaPos.com – Kawasan Timur Tengah memanas menyusul serangan rudal oleh Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat yang berkedudukan di Irak, Selasa (7/1) malam waktu setempat. Terkait kondisi yang tengah memanas tersebut, FAA atau Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat melarang pesawat AS beroperasi di atas wilayah udara Irak, Iran, Teluk Oman, dan sejumlah perairan antara Iran dan Arab Saudi. Sejumlah maskapai di luar AS masih melintas di atas wilayah Irak dan Iran pada saat terjadinya serangan rudal tersebut menurut data FlightRadar24. Mereka tidak langsung berimbas oleh larangan FAA, namun regulator asing dan nasional biasanya mempertimbangkan imbauan AS secara hati-hati ketika memutuskan tujuan penerbangan. Sebelumnya, FAA sudah melarang pesawat AS terbang di bawah 26.000 kaki di atas Irak dan terbang di atas wilayah udara Iran, di atas Teluk dan Teluk Oman.
Source: Jawa Pos January 08, 2020 10:19 UTC