Namun, laporan UNESCO menyatakan bahwa minat baca masyarakat Indonesia tidak mencapai 0,1 persen, dikutip dari ANTARA. Aplikasi seluler ringkasan buku nonfiksi NexPage kemudian melakukan riset sendiri dan mengaitkannya dengan alasan-alasan berikut ini seperti tertulis dalam keterangannya pada Rabu (28/12):1. Kurangnya variasi konten dan judul yang menarikBanyak buku-buku lokal yang mengadopsi nada yang lebih formal dan penyampaian gaya kuliah, membuat membaca menjadi hobi yang sangat serius. Banyak judul nonfiksi juga termasuk dalam kategori “buku teks”, sehingga terkesan berat, akademis, dan monoton. Berdasarkan tiga alasan tersebut, aplikasi seluler ringkasan buku nonfiksi NexPage diluncurkan di Indonesia dengan konten yang seluruhnya dalam Bahasa Indonesia.
Source: Jawa Pos December 28, 2022 05:42 UTC