Taipei, Beritasatu.com - Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, menyerukan agar Pemerintah Hong Kong menghentikan tekanan dan mulai berdialog dengan demonstran pro-demokrasi yang terus melakukan aksi protes. Tsai Ing-wen juga meminta otoritas Hong Kong untuk memperkuat komitmen terhadap kebebasan dan demokrasi, serta menghindari jatuhnya korban jiwa dalam menangangi aksi demonstrasi pro-demokrasi. "Kami sangat menyesalkan bahwa seorang pelajar sekolah menengah atas yang mengambil bagian dalam aksi protes ditembak oleh penegak hukum dari pemerintahan Hong Kong," ujar Tsai Ing-wen, di Taipei, Taiwan, Rabu (2/10/2019). Sementara itu, didorong kemarahan dan kesedihan, ribuan orang kembali turun ke jalanan Hong Kong, Rabu (2/10/2019) siang waktu setempat, untuk mengecam penembakan remaja berusia 18 tahun oleh polisi. Demonstran berjalan lewat pusat kota, melakukan aksi duduk di sekolah-sekolah, dan berkumpul di ruang pengadilan dimana demonstran lain menghadapi dakwaan kerusuhan.
Source: Suara Pembaruan October 03, 2019 08:37 UTC