Perdana Menteri Sanae Takaichi(Antara/Xinhua)JEPANG meningkatkan upaya diplomatik untuk menjaga stabilitas Selat Hormuz, jalur vital impor minyak mentah yang menjadi penopang utama kebutuhan energi nasional. Pemerintah Jepang menaruh perhatian besar terhadap kondisi di Selat Hormuz yang menjadi rute utama pasokan energi dari Timur Tengah. Perdana Menteri Sanae Takaichi menegaskan komitmen negaranya untuk terus bekerja sama dengan komunitas internasional guna meredakan ketegangan di kawasan tersebut. Situasi ini menjadi krusial bagi Jepang yang bergantung lebih dari 90 persen impor minyak mentah dari Timur Tengah, dengan sebagian besar pengiriman melewati Selat Hormuz. Kondisi ini mempertegas pentingnya stabilitas Selat Hormuz bagi Jepang, sekaligus mendorong Tokyo untuk terus mengintensifkan jalur diplomasi guna menjaga kelancaran pasokan energi.
Source: Media Indonesia March 24, 2026 14:55 UTC