Ilustrasi(Antara/Xinhua)KRISIS energi global akibat perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran kian mengkhawatirkan setelah terganggunya jalur distribusi minyak di Selat Hormuz. Kondisi itu memicu respons darurat dari sejumlah negara, mulai dari pelepasan cadangan strategis hingga pengalihan sumber energi demi menjaga stabilitas domestik. Situasi serupa terjadi di Ukraina, di mana Presiden Volodymyr Zelensky menginstruksikan pemerintah untuk menjamin pasokan solar yang stabil. Indeks di Tokyo, Hong Kong, Shanghai, hingga Manila menguat setelah Presiden AS Donald Trump menunda serangan ke situs energi Iran dan mengklaim adanya pembicaraan positif dengan pihak Teheran. Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA), Fatih Birol, memperingatkan bahwa ekonomi global berada di bawah "ancaman besar" akibat krisis energi ini.
Source: Media Indonesia March 24, 2026 14:45 UTC