REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saif al-Islam Qadafi, putra dari mantan pemimpin Libya Muammar Qadafi tewas ditembak di Libya. Ahmed Khalifa, seorang koresponden Aljazirah Arab di negara Afrika Utara tersebut, mengatakan pada Selasa bahwa Qadafi diyakini telah ditembak dan dibunuh di kota Zintan, Libya barat, tempat ia tinggal selama dekade terakhir. Kematian pria berusia 53 tahun itu dikonfirmasi oleh penasihat politiknya, Abdullah Othman. Islam Qadafi tidak pernah memiliki posisi resmi di Libya, tetapi dianggap sebagai orang nomor dua ayahnya dari tahun 2000 hingga 2011, ketika Muammar Gaddafi dibunuh oleh pasukan oposisi Libya yang mengakhiri kekuasaannya selama beberapa dekade. Islam Qadafi ditangkap dan dipenjara di Zintan pada tahun 2011 setelah mencoba melarikan diri dari negara Afrika Utara itu menyusul pengambilalihan Tripoli oleh oposisi.
Source: Republika February 04, 2026 02:41 UTC