TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Xi Jinping sebagai sahabat terkasih dan berharap dia berkunjung ke Moskow awal tahun depan, namun Pemimpin China itu membalas dengan lebih "dingin". Meskipun Xi Jinping menyebut Putin sebagai "sahabatnya", pernyataan pengantarnya, yang panjangnya sekitar seperempat dari pernyataan Putin, bernada jauh lebih pragmatis. Dalam pembukaan pembicaraan melalui panggilan video itu, Putin mengharapkan Presiden Xi Jinping melakukan kunjungan kenegaraan awal tahun depan dalam apa yang akan menjadi pertunjukan publik solidaritas dari Beijing saat invasi Rusia ke Ukraina. Namun, Xi kurang vokal dalam kritiknya terhadap negara-negara Barat yang merupakan pasar ekspor utama China, dan tampak tenang dalam invasi Rusia ke Ukraina. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pertemuan itu substantif dan konstruktif, tetapi belum ada tanggal yang ditetapkan untuk kunjungan Xi.
Source: Koran Tempo January 01, 2023 00:29 UTC