REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS Donald Trump dan Presiden Kolombia Gustavo Petro kembali terlibat perang kata-kata. Gustavo Petro tegaskan akan mengangkat senjata jika AS melakukan invasi. Dalam pernyataannya Petro yang juga mantan gerilyawan sayap kiri pada tahun 1990-an, menolak tuduhan Trump bahwa ia adalah bandar narkoba. “Saya bersumpah untuk tidak menyentuh senjata lagi... tetapi untuk tanah air, saya akan mengangkat senjata lagi,” katanya. Pasukan AS juga melakukan serangan terhadap kapal-kapal di wilayah Pasifik timur di sebelah barat pantai Kolombia.
Source: Republika January 06, 2026 09:25 UTC