“Ketika diperiksa ternyata KM Sumber Rezeki membawa 20 ton bawang dari Penang, Malaysia, dan KM Sempurna membawa 70 ton bawang merah dari Thailand,” kata Eko kepada Tempo. Tempo/Avit HidayatTEMPO.CO, Lhokseumawe�- Polisi�Air dari Mabes Polri di bawah koordinasi Kepolisian Daerah Aceh menggagalkan penyelundupan 100 ton bawang merah lewat Selat Malaka. Sedangkan kapal motor disewa oleh saudagar kapal di kawasan itu.�“Kami sedang menyidiki kasus ini. Eko menambahkan, dari keterangan para nakhoda, bawang merah tersebut milik seseorang saudagar warga Seuruway, Aceh Tamiang. Kapal motor Sumber Rezeki, yang dinakhodai Abdurahman, 27 tahun, dengan tiga anak buah kapal, tak mampu menunjukkan dokumen kelegalan atau keizinan memasukkan 20 ton bawang merah ke Indonesia melalui Aceh.
Source: Koran Tempo May 30, 2016 22:57 UTC