REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW - Semangat Iran untuk membalas agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel terus menggelegak. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ari Larijani pada Kamis (12/3/2026) mengatakan bahwa negara Republik Islam itu akan membuat Presiden AS Donald Trump membayar atas agresi terhadap Iran. Meskipun memulai perang itu mudah, perang tidak dapat dimenangkan hanya dengan beberapa cuitan (Trump). Agresi militer tersebut di hari pertama menyebabkan gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran selatan hingga menewaskan hampir 200 siswi. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Source: Republika March 13, 2026 11:20 UTC