"Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga secara umum bandara-bandara InJourney Airports dapat melayani penumpang pesawat dengan baik dan lancar pada periode sibuk tersebut,” ujar Pahlevi. Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang dan penerbangan itu juga didorong oleh dibukanya rute-rute penerbangan baru di berbagai bandara sebagai wujud kolaborasi erat antara InJourney Airports dan maskapai. "Ini menjadi upaya InJourney Airports dalam menjalankan peran sebagai agent of development dan value creator untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," ucapnya. Adapun lima bandara tersibuk pada tiga bulan pertama tahun ini adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (13,48 juta penumpang), Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (5,34 juta penumpang), Bandara Juanda Surabaya (3,21 juta), Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (2,34 juta penumpang), dan Bandara Kualanamu Deli Serdang (1,80 juta penumpang). Pada kuartal II 2026, Pahlevi melanjutkan, bandara yang dikelola InJourney Airports antara lain akan berfokus pada pelayanan calon jemaah haji pada periode angkutan haji dan pelayanan saat periode libur anak sekolah.
Source: Koran Tempo April 12, 2026 10:10 UTC