REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik menilai petinggi Partai Golkar harus percaya diri tanpa melibatkan pemimpin negara guna menjalankan rencana pemilihan ketua umum (Ketum) pengganti Setya Novanto. Leo menyarankan Partai Golkar tidak perlu menyeret Presiden Jokowi atau Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menyelesaikan persoalan internal. Justru, Leo berpandangan Presiden Jokowi harus mencermati pendekatan yang dilakukan petinggi Partai Golkar menjelang rencana pemilihan ketum pengganti Setya Novanto. Leo beralasan setiap calon Ketum Partai Golkar memiliki agenda pribadi yang tidak diketahui aspirasi akar rumput atau masyarakat lain. Leo mengingatkan pemimpin Partai Golkar pengganti Novanto harus mengakomodir dan mengayomi seluruh kelompok kepentingan internal partai berlambang pohon beringin itu.
Source: Republika December 05, 2017 15:45 UTC