REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada Senin (30/5), mengatakan bersedia membahas kembali inisiatif perdamaian Arab 2002 untuk perdamaian dengan Palestina. Namun dalam pernyataan kepada wartawan pascaparlemen menyetujui pengangkatannya, Lieberman menyatakan dukungannya pada solusi dua negara untuk dua bangsa. Menurut Netanyahu, inisiatif perdamaian Arab mencakup unsur-unsur positif yang dapat menghidupkan kembali perundingan konstruktif dengan Palestina. "Kami bersedia bernegosiasi dengan negara-negara Arab untuk inisiatif ini, sehingga dapat mencerminkan perubahan dramatis di wilayah tersebut sejak 2002, tapi tetap mempertahankan tujuan yang disepakati dua negara untuk dua bangsa," kata Netanyahu. Ia telah memicu kontroversi di masa lalu dengan komentarnya mengenai Palestina dan minoritas Arab di Israel.
Source: Republika May 31, 2016 02:03 UTC