JawaPos.com – Frekuensi awan panas guguran (APG) dari kawah Merapi semakin intens. Hujan abu dapat terjadi akibat awan panas guguran. Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Jogja, meski Merapi kembali meluncurkan awan panas, warga Kalitengah Lor memilih tetap tinggal di dalam rumah. Panewu (pejabat setingkat camat) Cangkringan Suparmono menjelaskan, saat ada luncuran awan panas ke arah barat daya, warga Kalitengah Lor sempat berkumpul di titik kumpul. Saat guguran awan panas terjadi, warga Kalitengah Lor juga hanya berkumpul di titik kumpul dan berada di pinggir jalan.
Source: Jawa Pos January 28, 2021 04:19 UTC